BLITAR – Jumat pagi di Al-Khusyu’ Blitar selalu memiliki “warna” yang berbeda. Gema zikir dan lantunan doa menyatu dalam agenda rutin Sholat Dhuha berjamaah yang dilanjutkan dengan Istigosah Akbar. Kegiatan ini menjadi napas spiritual mingguan yang melibatkan seluruh elemen lembaga tanpa terkecuali.
Pelaksanaan agenda ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan instrumen penting dalam penguatan karakter secara menyeluruh. Bagi para Kholifah (murid), momen ini adalah waktu untuk melatih kedisiplinan batin dan menyandarkan segala ikhtiar belajar kepada Sang Pencipta sejak pagi hari. Namun, pendidikan karakter di sini tidak bersifat satu arah. Para guru pun terlibat aktif sebagai pelaku ibadah yang tulus, bukan sekadar pengawas kegiatan.
Kehadiran guru di barisan jamaah menjadi cermin nyata bagi para murid. Di sini, keluhuran budi pekerti dan nilai-nilai Al-Qur’an dipraktikkan melalui kebersamaan dalam doa. Guru dan murid bersinergi, menyatukan frekuensi spiritual untuk merajut kerendahan hati di hadapan Allah Ta’ala. Melalui Dhuha dan Istigosah, Al-Khusyu’ Blitar membangun fondasi ketenangan jiwa, sehingga proses transfer ilmu dan pembentukan akhlak di hari-hari berikutnya menjadi lebih bertenaga dan penuh keberkahan.
Dengan semangat berkhidmat yang konsisten, istigosah ini diharapkan mampu menjaga api semangat seluruh keluarga besar Al-Khusyu’ Blitar untuk terus berjuang di jalan dakwah dan pendidikan.

