Pada Idul Adha 1447 H ini, Lembaga Al-Khusyu’ bertindak sebagai mitra penyaluran amanah kurban yang dihimpun dari luar negeri. Sebanyak 25 ekor kambing dari shohibul qurban Singapura disalurkan melalui lembaga Peduli Ummat Malang, yang kemudian diserahterimakan kepada Al-Khusyu’ dalam kondisi sudah disembelih.
Alih-alih membagikan daging secara acak, Al-Khusyu’ memetakan penerima manfaat agar tepat sasaran. Hasil dari 25 ekor kambing tersebut didistribusikan kepada kalangan dhuafa dan para pekerja di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), misalnya. Selain itu, sebagian alokasi daging juga dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan konsumsi rutin program buka puasa Senin-Kamis di lembaga.

Pola kemitraan ini menunjukkan manajemen kurban yang berbasis kebutuhan riil. Kolaborasi antara Peduli Ummat dan Al-Khusyu’ memastikan amanah dari jemaah Singapura dapat menjangkau klaster masyarakat yang sering kali luput dari perhatian, seperti para petugas kebersihan, sekaligus menjaga keberlanjutan program puasa sunah.
Melalui langkah taktis ini, kemanfaatan ibadah kurban tidak habis dalam satu hari perayaan. Al-Khusyu’ berhasil mengelola logistik pangan tersebut menjadi energi sosial yang meringankan beban ekonomi warga, sekaligus mendukung aktivitas spiritual yang berjalan di dalam lembaga.