MALANG — Sholat Center (SC) Malang, sekarang Yayasan Pendidikan & Sosial Al-Khusyu’, menggelar upacara bendera memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus merayakan 18 tahun pengabdian di Sanggar Qur’an, Senin (17/8/2026).
Pembina Yayasan, Bapak Ali Djamhuri, bertindak sebagai pembina upacara. Beliau menekankan pentingnya menyelaraskan semangat kebangsaan dengan nilai-nilai ketakwaan untuk mengisi kemerdekaan. Kedisiplinan para santri Baitul Qur’an selama prosesi menjadi wujud nyata rasa cinta generasi muda Qur’ani kepada Tanah Air.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan tasyakuran milad ke-18 yang dipimpin oleh Ketua SC Malang, Ibu Wildiana Zuhrina. Momen ini menjadi ruang refleksi mendalam atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa terhadap perjalanan syiar lembaga. Dari yang mulanya hanya membimbing 11 anak di jenjang TK, kini Al-Khusyu’ dipercaya mengelola berbagai unit pendidikan secara gratis bagi total 703 peserta didik dan santri:
- Daycare: 15 anak
- YPAC: 17 anak
- TK: 42 murid
- MI: 132 siswa
- SMP: 69 siswa
- SMK: 62 siswa
- Pondok: 96 santri
- TPQ: 150 santri
- Madin: 86 santri
- Baitul Qur’an: 34 santri
Pencapaian ini dimaknai sebagai karunia sekaligus amanah besar yang wajib dijaga dengan penuh rasa tanggung jawab. Sebagai bentuk syukur yang paling nyata, seluruh elemen diajak memberikan kontribusi terbaik sesuai perannya:
- Santri: Menuntut ilmu dengan tekun, menjaga amanah, memperdalam pemahaman Al-Qur’an, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
- Pengurus: Menjalankan tata kelola lembaga dengan ikhtiar maksimal dan tawakal yang mendalam.
- Rakyat Indonesia: Menjadi pribadi yang bermanfaat, menjaga persatuan, dan berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.
Semoga semangat kemerdekaan dan keberkahan usia ke-18 SC Malang ini terus memacu seluruh santri dan pengurus untuk tiada henti mengabdi demi agama, masyarakat, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
