BLITAR – Kepercayaan publik adalah modal utama bagi lembaga sosial dan pendidikan. Hal ini dibuktikan oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN yang telah menempatkan Lembaga Pendidikan Al-Khusyu’ di Wates, Kabupaten Blitar, sebagai salah satu mitra strategis dalam penyaluran manfaat bagi umat. Kolaborasi ini terbingkai dalam program “Menjejak Manfaat”, sebuah inisiatif untuk memastikan amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dikelola secara transparan dan berdampak nyata.
Dalam kunjungan lapangannya beberapa waktu lalu, tim YBM PLN melihat langsung bagaimana dana umat dikonversi menjadi program-program produktif di Al-Khusyu’. Kunjungan tersebut bukan sekadar peninjauan fisik, melainkan sebuah validasi bahwa program pendidikan dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Al-Khusyu’ telah berjalan sesuai koridor syariah dan tepat sasaran kepada para mustahik.
Pihak YBM PLN menilai bahwa visi yang diusung Al-Khusyu’ selaras dengan semangat pemberdayaan yang mereka miliki. Fokus pada pembangunan karakter santri, kemandirian lembaga, serta kepedulian terhadap masyarakat sekitar menjadi poin utama yang memperkuat hubungan kedua lembaga ini. Sinergi ini ditujukan untuk membangun sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mandiri secara finansial.
Bagi Al-Khusyu’, kehadiran dan dukungan dari YBM PLN menjadi dorongan moral yang signifikan. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan di daerah pinggiran pun mampu mendapatkan kepercayaan dari institusi nasional melalui kinerja yang amanah dan profesional. Kemitraan ini diharapkan terus menjadi fondasi kokoh bagi pengembangan fasilitas pendidikan dan kualitas pengajaran santri di masa-masa mendatang.


Leave feedback about this