MALANG – Masa libur Hari Raya Idul Fitri segera usai. Guna menyambut kembalinya para santri ke rutinitas menuntut ilmu, jajaran guru dan asatidz Yayasan Al-Khusyu’ mengadakan musyawarah persiapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Pertemuan strategis ini menjadi langkah awal untuk menyatukan kembali visi, ritme kerja, dan semangat para pendidik setelah sejenak jeda merayakan hari kemenangan bersama keluarga.
Dalam forum musyawarah yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini, para pengajar saling bertukar pikiran untuk merancang metode pembelajaran yang efektif. Fokus utama diskusi tidak hanya berkutat pada pemantapan materi akademik maupun target hafalan, tetapi juga pada strategi menjaga momentum spiritual santri yang telah terbentuk dengan baik selama bulan Ramadan. Para pendidik merumuskan pendekatan terbaik agar nilai-nilai ibadah dan kedisiplinan santri tetap terjaga saat mereka kembali beraktivitas di lingkungan lembaga.
Momen kumpul bersama ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi dan halalbihalal antar sesama tenaga pendidik. Sinergi dan komunikasi yang kuat di antara barisan pengajar diyakini sebagai kunci utama dalam menghadirkan pendidikan karakter yang optimal. Dengan menginternalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap keputusan musyawarah, para guru mempertegas komitmen mereka untuk senantiasa menjadi teladan yang baik (uswatun hasanah) sebelum membimbing para murid.
Melalui persiapan yang matang dan terkoordinasi ini, Al-Khusyu’ memastikan proses transisi santri dari masa liburan kembali ke rutinitas belajar dapat berjalan dengan lancar. Seluruh elemen pendidik kini telah bersiap menyambut kehadiran anak didik dengan energi positif, siap mendampingi mereka kembali mengukir prestasi yang berlandaskan keluhuran budi pekerti.


Leave feedback about this