BLITAR – Menjaga kedalaman spiritual dan sanad keilmuan merupakan fondasi utama di Yayasan Al-Khusyu’. Hal ini diwujudkan secara konsisten melalui majelis Ngaji Ta’lim yang dibimbing langsung oleh Pengasuh Pesantren. Majelis ilmu ini hadir sebagai oase penyejuk batin sekaligus wadah yang merekatkan ikatan kekeluargaan seluruh elemen lembaga.
Dalam majelis yang penuh keberkahan ini, pendidikan karakter ditekankan secara menyeluruh. Nasihat dan kajian tidak hanya ditujukan untuk membentuk adab para Kholifah (murid), tetapi juga menjadi sarana refleksi batin bagi para guru. Dengan duduk bersama dalam satu majelis, para guru mempraktikkan langsung sikap tawadhu (rendah hati) dan membuktikan bahwa seorang pendidik sejatinya adalah pembelajar sepanjang hayat.

Sikap ini secara otomatis menjadi uswatun hasanah (suri teladan yang baik) bagi para Kholifah. Mereka melihat langsung bagaimana guru-guru mereka begitu memuliakan ilmu dan ulama, sebuah praktik nyata dari nilai-nilai Al-Qur’an yang jauh lebih bermakna daripada sekadar teori di dalam kelas.
Wejangan dan arahan dari Pengasuh senantiasa menjadi kompas moral bagi langkah Al-Khusyu’ ke depan. Melalui rutinitas Ngaji Ta’lim ini, sinergi antara guru yang ikhlas berkhidmat dan Kholifah yang tekun belajar semakin kokoh. Seluruh keluarga besar pesantren bersama-sama memperbarui niat, memastikan setiap napas pendidikan di Al-Khusyu’ senantiasa bernilai ibadah dan berlimpah rida Allah Ta’ala.


Leave feedback about this